Sabtu, 10 Agustus 2013

Makna Perkataan Ulama “LAA YANBAGHI”

Pertanyaan:
Apa maksud perkataan para ulama, misalnya mereka berkata “perbuatan ini laa yanbaghi (tidak semestinya dilakukan)“. Apakah ini maksudnya pembolehan ataukah memakruhkan?
Syaikh Muhammad bin Muhammad Al Mukhtar Asy Syinqithi menjawab:
Para ulama salaf -semoga Allah merahmati mereka- mereka adalah orang-orang yang wara’ (berhati-hati). Mereka sering berkata ‘laa yanbaghi‘ bahkan pada perkara yang hukumnya haram. Karena mereka takut kepada Allah untuk mengatakan ‘ini haram‘. Ini adalah bentuk sikap wara para ulama salaf -semoga Allah merahmati mereka-. Mereka sering mengatakan ‘laa yanbaghi‘ atau ‘akrahuh (aku membencinya)‘ semua ini maksudnya pengharaman namun mereka takut kepada Allah. Dan ini sebenarnya sebuah sikap mendasar yang hendaknya dimiliki setiap orang, yaitu ia hendaknya bersikap wara’. Dan salah satu sikap wara’ adalah menahan diri dari berlebih-lebihan serta tergesa-gesa dalam menghukumi sesuatu. Kecuali hal tersebut sudah dijelaskan dalam Al Qur’an atau dijelaskan dalam Sunnah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, ini semua syari’at  Allah, sehingga tidak mengapa menegaskan keharamannya.